{"id":25099,"date":"2026-10-07T09:27:44","date_gmt":"2026-10-07T01:27:44","guid":{"rendered":"https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/?p=25099"},"modified":"2026-10-14T17:38:02","modified_gmt":"2026-10-14T09:38:02","slug":"fakultas-keperawatan-unhas-tampilkan-aplikasi-sehati-pada-forum-matchmaking-hilirisasi-riset-dan-inovasi-alat-kesehatan-dalam-negeri-untuk-pelayanan-kesehatan-primer-tahun-anggaran-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/id\/fakultas-keperawatan-unhas-tampilkan-aplikasi-sehati-pada-forum-matchmaking-hilirisasi-riset-dan-inovasi-alat-kesehatan-dalam-negeri-untuk-pelayanan-kesehatan-primer-tahun-anggaran-2026\/","title":{"rendered":"Fakultas Keperawatan Unhas Tampilkan Aplikasi SEHATI pada Forum Matchmaking Hilirisasi Riset dan Inovasi Alat Kesehatan Dalam Negeri untuk Pelayanan Kesehatan Primer Tahun Anggaran 2026"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Semarang, Indonesia, 6\u20138 Oktober 2026<\/strong> \u2014 Bagaimana sebuah inovasi hasil penelitian dapat dikembangkan menjadi solusi nyata bagi kesehatan anak? Bagi <strong>Prof. Dr. Kadek Ayu Erika, S.Kep., Ns., M.Kes., <\/strong>dari <strong>Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, <\/strong>salah satu langkah pentingnya adalah menghubungkan hasil penelitian dengan industri dan kebutuhan pelayanan kesehatan. Undangan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai <strong>salah satu dari hanya dua peneliti Unhas yang diundang<\/strong> dalam forum hilirisasi riset dan inovasi alat kesehatan nasional menjadi peluang penting untuk mendorong hilirisasi <strong>Aplikasi SEHATI<\/strong>, sebuah inovasi kesehatan digital yang dirancang untuk mendukung pencegahan stunting, pemantauan pertumbuhan anak, dan edukasi kesehatan keluarga.<\/p>\n\n\n\n<p>Forum nasional berjudul <strong>\u201cMatchmaking Hilirisasi Riset dan Inovasi Alat Kesehatan Dalam Negeri untuk Pelayanan Kesehatan Primer Tahun Anggaran 2026\u201d<\/strong> ini diselenggarakan pada 6\u20138 Oktober 2026 di Hotel Horison Ultima Sentraland, Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan yang diselenggarakan oleh <strong>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Ketahanan Farmasi dan Alat Kesehatan<\/strong> ini mempertemukan <strong>19 peneliti dan perwakilan dari 19 industri di seluruh Indonesia<\/strong>, serta perwakilan asosiasi profesi, kelompok usaha, unit pemerintahan, dan pemangku kepentingan terkait lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mempertemukan peneliti dan pelaku industri, <strong>forum ini bertujuan<\/strong> membuka peluang <strong>komersialisasi, pendanaan, dan implementasi nyata inovasi teknologi kesehatan dalam negeri<\/strong>. Kegiatan ini juga mendukung upaya Indonesia untuk memperkuat kapasitas nasional dalam pengembangan alat kesehatan dan mengurangi ketergantungan terhadap teknologi kesehatan impor, sejalan dengan <strong>Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 dan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2016<\/strong>. Pada 6 Oktober 2026, peserta mengikuti registrasi dan mempersiapkan produk riset serta inovasi untuk dipamerkan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>SEHATI Menjadi Sorotan dalam Inovasi Kesehatan Digital<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Forum utama hilirisasi kemitraan utama berlangsung pada 7 Oktober 2026. Pada kesempatan tersebut, <strong>Prof. Dr. Kadek Ayu Erika, S.Kep., Ns., M.Kes.<\/strong>, mempresentasikan <strong>\u201cSEHATI Application for Stunting Prevention\u201d<\/strong> dalam kategori <em>Software as a Medical Device<\/em> (SAMD) atau perangkat lunak sebagai alat kesehatan. Presentasi tersebut memperkenalkan SEHATI sebagai inovasi kesehatan digital yang mengintegrasikan <strong>pemantauan pertumbuhan anak, edukasi pencegahan stunting, dan informasi kesehatan dalam satu aplikasi<\/strong>. Melalui dukungan pemantauan pertumbuhan dan akses terhadap edukasi kesehatan yang relevan, SEHATI menawarkan pendekatan digital untuk memperkuat pelayanan kesehatan anak berbasis masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada 8 Oktober 2026, kegiatan ditutup dengan penyelesaian administrasi dan kepulangan peserta.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Menghubungkan Riset dengan Dampak Kesehatan Berkelanjutan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Partisipasi aplikasi SEHATI dalam forum nasional ini mencerminkan kontribusi Fakultas Keperawatan Unhas dalam menerjemahkan hasil penelitian kesehatan menjadi inovasi yang dapat dimanfaatkan secara nyata. Melalui sinergi antara keahlian akademik, inisiatif pemerintah, dan kolaborasi industri, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat potensi teknologi kesehatan digital dalam negeri untuk mendukung pelayanan kesehatan anak dan pencegahan stunting.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan ini juga sejalan dengan <strong>SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan)<\/strong> melalui dukungan terhadap upaya pencegahan yang berpotensi mengurangi dampak sosial dan ekonomi jangka panjang akibat stunting; <strong>SDGs 2 (Tanpa Kelaparan)<\/strong> melalui edukasi gizi dan pemantauan pertumbuhan anak; <strong>SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera)<\/strong> melalui dukungan digital untuk pemantauan kesehatan anak; <strong>SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas)<\/strong> melalui penyediaan edukasi kesehatan yang mudah diakses; serta <strong>SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)<\/strong> melalui penguatan kolaborasi antara akademisi, pemerintah, industri, dan pemangku kepentingan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Apresiasi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Prof. Dr. Kadek Ayu Erika, S.Kep., Ns., M.Kes., bersama tim peneliti SEHATI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, khususnya Direktorat Ketahanan Farmasi dan Alat Kesehatan, atas terselenggaranya forum yang mendukung inovasi riset, penjajakan kemitraan industri, dan kolaborasi untuk mendorong hilirisasi SEHATI serta pengembangan solusi kesehatan digital yang aplikatif.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Foto-3-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-25114\" srcset=\"https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Foto-3-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Foto-3-300x169.jpeg 300w, https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Foto-3-768x432.jpeg 768w, https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Foto-3-18x10.jpeg 18w, https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Foto-3.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"577\" src=\"https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image-6-1024x577.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-25110\" srcset=\"https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image-6-1024x577.jpeg 1024w, https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image-6-300x169.jpeg 300w, https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image-6-768x432.jpeg 768w, https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image-6-1536x865.jpeg 1536w, https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image-6-18x10.jpeg 18w, https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image-6.jpeg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semarang, Indonesia, 6\u20138 Oktober 2026 \u2014 Bagaimana sebuah inovasi hasil penelitian dapat dikembangkan menjadi solusi nyata bagi kesehatan anak? Bagi Prof. Dr. Kadek Ayu Erika, S.Kep., Ns., M.Kes., dari Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, salah satu langkah pentingnya adalah menghubungkan hasil penelitian dengan industri dan kebutuhan pelayanan kesehatan. Undangan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai salah&hellip;&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":25100,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"neve_meta_sidebar":"","neve_meta_container":"","neve_meta_enable_content_width":"","neve_meta_content_width":0,"neve_meta_title_alignment":"","neve_meta_author_avatar":"","neve_post_elements_order":"","neve_meta_disable_header":"","neve_meta_disable_footer":"","neve_meta_disable_title":"","_themeisle_gutenberg_block_has_review":false,"footnotes":""},"categories":[141],"tags":[],"class_list":["post-25099","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-terbaru-berita-terbaru"],"acf":[],"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Foto-10-scaled.jpeg",2560,1441,false],"landscape":["https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Foto-10-scaled.jpeg",2560,1441,false],"portraits":["https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Foto-10-scaled.jpeg",2560,1441,false],"thumbnail":["https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Foto-10-150x150.jpeg",150,150,true],"medium":["https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Foto-10-300x169.jpeg",300,169,true],"large":["https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Foto-10-1024x576.jpeg",1024,576,true],"1536x1536":["https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Foto-10-1536x864.jpeg",1536,864,true],"2048x2048":["https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Foto-10-2048x1153.jpeg",2048,1153,true],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Foto-10-18x10.jpeg",18,10,true],"neve-blog":["https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Foto-10-930x620.jpeg",930,620,true]},"rttpg_author":{"display_name":"perawatan fakultas","author_link":"https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/id\/author\/admin-2\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/id\/category\/berita-terbaru-berita-terbaru\/\" rel=\"category tag\">Berita Terbaru<\/a>","rttpg_excerpt":"Semarang, Indonesia, 6\u20138 Oktober 2026 \u2014 Bagaimana sebuah inovasi hasil penelitian dapat dikembangkan menjadi solusi nyata bagi kesehatan anak? Bagi Prof. Dr. Kadek Ayu Erika, S.Kep., Ns., M.Kes., dari Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, salah satu langkah pentingnya adalah menghubungkan hasil penelitian dengan industri dan kebutuhan pelayanan kesehatan. Undangan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai salah&hellip;&nbsp;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25099","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25099"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25099\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25115,"href":"https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25099\/revisions\/25115"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25100"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25099"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25099"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nursing.unhas.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25099"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}