Dalam situasi pandemi Covid-19, mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin tetap produktif dengan mengikuti Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) Seleksi Kampus Universitas Hasanuddin. Kompetisi ini digelar secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting oleh Kemahasiswaan Unhas. Dalam kompetisi ini, Himpunan Mahasiswa Keperawatan (HIMIKA) F.Kep Unhas mendelegasikan 7 mahasiswa, yaitu Fadhilah Nurul Qalbi, Rati Mardhatillah, A. Nur Rizqi Ramadhani Syam, Eluzal Megahyuni, Muh. Fadhil Ichsan, Andi Fitria Idham, dan Amrun Dzauqy.
Andi Fitria Idham, yang merupakan mahasiswa program studi Ilmu Keperawatan FKEP Unhas angkatan 2020, berhasil menjadi peserta Top 4. Melalui wawancara pada Sabtu (12/06), Andi Fitria mengungkapkan bahwa berdebat bukan hanya tentang beradu argumen, namun ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan dalam berdebat. “Menurut saya hal yang paling perlu diperhatikan dalam berdebat adalah struktur. Tapi yang terpenting adalah mengatur tiap komponen dari pidato yang akan dibawakan, dimulai dari stance, mekanisme, hingga argumentasi. Argumentasi pun perlu diperhatikan lagi mana yang ‘philosopical’ mana yang ‘practical’, supaya penjelasannya jadi terurut dan nampak korelasinya,” jelasnya.
Andi Fitria yang sudah malang melintang di kompetisi debat berharap teman-teman dari Fakultas Keperawatan Unhas untuk tidak takut mencoba berkompetisi, meski belum punya pengalaman sekalipun. Lebih lanjut, menjelaskan bahwa dirinya dan delegasi lain tidak mentah berkompetisi, sebab F.Kep sendiri telah memfasilitasi pelatihan dengan mendatangkan kakak-kakak dari HEDS (Hasanuddin English Debating Society).