Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Hasanuddin yang dipimpin oleh Rini Rachmawaty, S.Kep.,Ns.,MN.,Ph.D dengan anggota dr. Firdaus Hamid,Ph.D.,Sp.,MK, Indra Gaffar, S.Kep.,Ns.,M.Kep, Andi Baso Tombong, S.Kep.,Ns.,MANP beserta 2 mahasiswa: Liya Ameliya S.Kep dan Fira Rezky Amaliah S.Kep melaksanakan Edukasi Patient Safety atau penyuluhan tentang keselamatan pasien kepada pasien dan keluarganya, bertempat di intalasi poliklinik rumah sakit pemerintah Sulawesi selatan yaitu RSUD Haji Makassar, RSUD Labuang Baji, RSIA Sitti Fatimah, RSIA Pertiwi dan bekerja sama dengan Unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) yang dilaksanakan dari bulan Juli hingga Oktober 2022 . Jumlah partisipan yang berpartisipasi dalam kegiatan ini pada RSUD Haji Makassar sebanyak 65 partisipan, RSUD Labuang Baji sebanyak 76 partisipan. RSUD Haji Makassar dan RSUD Labuang baji dilaksanakan sebanyak 3 kali edukasi Patient Safety di rumah sakit tersebut dan pada RSIA Sitti Fatimah sebanyak 26 partisipan dan RSIA Pertiwi sebanyak 36 partisipan yang berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan masing-masing pertemuan sebanyak 2 kali yang diberikan edukasi mengenai 6 sasaran keselamatan pasien di rumah sakit.
Enam sasaran keselamatan pasien yang dijelaskan dan disimulasikan kepada pasien dan keluarga pasien yaitu: 1) informasi mengenai gelang identitas pasien; 2) keterlibatan pasien dan keluarga dalam perencanaan asuhan keperawatan; 3) kewaspadaan petugas kesehatan dalam pemberian obat ke pasien; 4) keterlibatan pasien dan keluarga pada tindakan yang berisiko tinggi; 5) pandangan pasien dan keluarga terhadap kebiasaan mencuci tangan; 6) mengurangi risiko jatuh dan cedera kepada pasien. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam hal ini adalah pasien dan keluarganya di poliklinik mengenai keselamatan pasien dirumah sakit dan pastinya untuk mencegah dan mengurangi risiko kesalahan dan kerugian yang terjadi pada pasien selama pemberian pelayanan kesehatan. Pasien dan keluarga diharapkan dapat mengidentifikasi sumber risiko dan potensi bahaya serta tindakan pencegahannya mengurangi risiko bahaya bagi mereka saat menerima perawatan atau pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian pretest dan posttest kepada pasien dan keluarganya yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini untuk mengukur dan membandingkan sejauh mana pemahaman peserta sebelum dan setelah diberikannya edukasi terkait patient safety di rumah sakit.
Setelah melakukan edukasi patient safety di lima RSUD di Provinsi Sulawesi Selatan selanjutnya kami dari tim pengabdian masyarakat akan mempublikasikan Buku Panduan mengenai keselamatan pasien ke Rumah Sakit.



