Delegasi Fakultas Keperawatan, Universitas Hasanuddin sukses mengikuti kegiatan Sakura Science Plan Exchange Program 2024 yang dilaksanakan di Yokohama City University, Japan pada tanggal (14-20/01). Program ini merupakan kerja sama antar Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin dan Departemen Nursing, Yokohama City University dan untuk pertama kalinya pada tahun ini diadakan secara offline. Sakura Science Plan Exchange Program tahun ini mengangkat tema tentang Paliatif Care yang dimana adalah suatu perawatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien yang memiliki penyakit serius atau kronik.

Program ini dibuka ditanggal 15 Januari 2024 di gedung departemen Nursing, Yokohama City University oleh dekan dan pihak YCU lainnya. Pihak YCU menyambut hangat para delegasi dan berharap semoga program ini dapat berjalan dengan lancar. Setelah itu dilanjutkan dengan pemberian materi tentang “Medical Care and Nursing in Japan” dan dilanjutkan dengan materi tentang paliatif care di negara Jepang dan Indonesia. Pemberian materi ini diikuti oleh mahasiswa keperawatan YCU dan Mahasiswa Delegasi Fkep Unhas.

Selain mengikuti pemberian materi di kelas, delagasi Fkep Unhas juga melakukan tour ke-tiga rumah sakit berbeda diantaranya adalah Yokohama City University Hospital, Shonandai Hospital Palliative Care Unit dan Yokohama City University Medical Centre palliative care at the Comprehensive Perinatal Maternity and Child Health Centre yang bertujuan memberikan gambaran secara langsung kepada mahasiswa tentang bagaimana implementasi paliatif care dibeberapa rumah sakit di Jepang. Tak hanya itu, mahasiswa juga mengikuti tour ke Yokohama Children’s Hospice dan Maggie’s House dimana tempat tersebut adalah tempat perawatan yang terasa seperti rumah yang memberikan kenyamanan bagi orang yang merasa dirinya tidak berharga dan tidak punya semangat untuk hidup karena penyakit kronik yang dideritanya.

Salah satu puncak acara pada program ini yaitu diskusi dan presentasi antara mahasiswa Universitas Hasanuddin dan Yokohama City University tentang Paliatif care di negara masing-masing sehingga mahasiswa dapat lebih mengenal sistem kesehatan di negaranya. Dan setelah itu ditutup dengan farewall party dan penampilan tari empat etnis dari mahasiswa Unhas serta penutupan dari dekan departemen nursing Yokohama City University.

“Setiap kali sakura science diadakan, saya sangat terkesan dengan partisipasi aktif dari mahasiswa universitas hasanuddin. Harapan saya untuk sakura exchange program tahun depan adalah lebih banyak waktu antara mahasiswa Unhas dan YCU sehingga kita lebih bisa saling bertukar budaya dan pikiran dan itu akan menyenangkan”. Ucap Ryota Ochiai.

Dengan adanya program sakura science exchange program diharapkan dapat memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk merasakan pengalaman belajar di luar negeri dan dapat mendapatkan pengetahuan baru terutama tentang paliatif care di negara jepang.

Tinggalkan Balasan

Accessibility Toolbar