Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin mengadakan Program Bina Desa pada Masyarakat Nelayan di Kelurahan Untia, Kota Makassar. Program yang berjudul Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan bagi Masyarakat Nelayan ini disambut dengan antusias oleh para warga setempat, Sabtu (16/07).

Program Bina Desa Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin dihadiri oleh Sekretaris Lurah Untia, Pihak Puskesmas Bulurokeng, Ketua LPM Kelurahan Untia, Ketua RT/RW Setempat, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan Fakultas Keperawatan, Dosen Fakultas Keperawatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat Kelurahan Untia. Pemerintah setempat menyambut baik program ini.

”Adanya program ini dapat sangat membantu puskesmas dalam mengedukasi dan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat. Program Bina Desa ini merupakan salah satu upaya preventif dengan memberdayakan dan memandirikan masyarakat mengenai bagaimana melakukan pencegahan dan mengatasi masalah kesehatan yang mungkin dialami walaupun puskesmas berada cukup jauh dari tempat tinggal masyarakat setempat,” ujar Syarah wahyuni S.KM., M.Kes yang mewakili Kepala Puskesmas Bulurokeng tersebut.

Kegiatan ini dibagi menjadi 3 kelompok dengan topik penyuluhan yang berbeda. Kelompok pertama dihadiri oleh bapak-bapak nelayan, dimana diberikan pendidikan kesehatan mengenai caisson disease, pencegahan dan manajemen barotrauma dan dekompresi, serta simulasi atau praktek secara langsung mengenai bagaimana melakukan bantuan hidup dasar pada kasus gawat darurat saat menyelam. Kelompok kedua dihadiri oleh ibu-ibu warga kelurahan Untia. Ibu-ibu dilakukan pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan mengenai hipertensi, kolesterol, asam urat, dan diabetes melitus. Kelompok ketiga diisi oleh para remaja kelurahan untia dimana diberikan penyuluhan fisioterapi mengenai masalah kesehatan nyeri punggung bawah (low back pain) dan bagaimana cara duduk yang benar agar dapat mencegah terjadinya masalah tersebut.

Setiawati Halyb yang merupakan sekretaris lurah berharap masyarakat untia dapat memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya. ”Program ini sangat baik karena ada penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan, sehingga penting diikuti oleh masyarakat Untia. Semoga kedepannya semakin banyak program-program seperti ini lagi,” harap Setiawati Halyb.

Accessibility Toolbar