Lompat ke konten

Program Pengabdian Kepada Masyarakat di Kelurahan Untia, Kota Makassar

Dosen dan Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin mengadakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat pada Masyarakat Nelayan di Kelurahan Untia, Kota Makassar. Program yang berjudul Pelatihan Perilaku Pencegahan Barotrauma, Dekompresi Pada Masyarakat Nelayan di Kampung Nelayan Untia Kota Makassar, yang diikuti sebanyak 50 orang warga yang berprofesi sebagai nelayan dan disambut dengan antusias oleh warga setempat, Sabtu (16/07/2022).

Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan salah satu program dari LPPM terkait Program Kemitraan Masyarakat (PPMU-PK-M) Universitas Hasanuddin. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan Fakultas Keperawatan, Ketua Tim dan Anggota Tim Pengabdian Kepada Masyarakat, Lurah Untia atau yang diwakili oleh Sekretaris Lurah, Kepala Puskesmas Bulurokeng, Ketua RT/RW Setempat, tokoh masyarakat, dan warga Kelurahan Untia. Setiawati Halyb selaku Sekretaris Lurah menyampaikan sambutan yang baik sekaligus membuka kegiatan ini di Area Perpustakaan Kelurahan Untia.
”Pihak Puskesmas sangat berterima kasih karena telah dilaksanakannya program pengabdian kepada masyarakat ini terkait salah satu upaya preventif terhadap sumber daya. Rata-rata masyarakat Untia bekerja sebagai nelayan tradisional. Terlebih lagi jarak Puskesmas yang jauh dari tempat tinggal warga setempat sehingga dengan adanya penyuluhan edukasi terkait penyakit barotrauma, dekompresi serta Bantuan Hidup Dasar (BHD) sangat membantu kami dalam memberdayakan dan memandirikan masyarakat setempat mengenai pertolongan pertama terkait kasus-kasus gawat darurat yang mungkin dialami ketika sedang menyelam,” ujar Syarah Wahyuni S.KM., M.Kes yang mewakili Kepala Puskesmas Bulurokeng tersebut.

Pernyataan pihak Puskesmas sejalan dengan yang telah disampaikan oleh Ketua Tim Program Pengabdian Kepada Masyarakat Akbar Harisa, S.Kep., Ns., PMNC., MN bahwa, “Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan untuk mendekatkan masyarakat serta mengajarkan bagaimana pentingnya mengetahui terkait penyakit barotrauma dan dekompresi yang merupakan penyakit paling sering dialami oleh penyelam serta dilakukan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) agar masyarakat dapat segera memberikan pertolongan pertama jika terjadi kasus yang membutuhkan penanganan yang cepat terutama saat kegiatan menyelam”.

Pada Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini menyampaikan topik penyuluhan kepada bapak-bapak nelayan mengenai Pencegahan dan Managemen Barotrauma, Dekompresi yang dibawakan oleh Dr. Takdir Tahir, S.Kep., Ns., M.Kes selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan Fakultas Keperawatan, dilanjutkan dengan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang dibawakan oleh Syahrul Ningrat, S.Kep., Ns. M.Kep., Sp.Kep.MB, simulasi secara langsung oleh warga setempat yang difasilitasi oleh ketua tim Akbar Harisa, S.Kep., Ns., PMNC., MN, serta pemberian dan pendampingan pengisian Kuesioner Pengetahuan yang difasilitasi oleh tim mahasiswa pengabdian kepada masyarakat, yaitu Muhammad Hidayat, Wafiq Aulia Ramadhani, dan Lilian Arifka Juli Abdullah.

Setiawati Halyb berharap masyarakat Untia dapat memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya. ”Program ini sangat penting untuk dimanfaatkan oleh masyarakat Untia khususnya warga yang berprofesi sebagai nelayan. Semoga kedepannya semakin banyak program-program seperti ini lagi,” harap Setiawati Halyb.