Sebagai mahasiswa memang selayaknya dilibatkan dalam berbagai program pengabdian masyarakat, salah satunya yakni Program Bina Desa (PBD) yang turut dilibatkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), atau Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS) dalam upaya pemberdayaan masyarakat secara umum. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu tri dharma perguruan tinggi.

Untuk pertama kalinya Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin mengadakan PBD di Kelurahan Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar pada hari sabtu, 19 Oktober 2019 pukul 08.00-15.30. Sebanyak 8 dosen dan 20 mahasiswa pengurus BEM dan Himpunan Keperawatan dan Fisioterapi Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin ikut andil dalam kegiatan kali ini yang memiliki sasaran mulai dari anak-anak, orang dewasa sampai lanjut usia (lansia). Kegiatan PBD disambut luar biasa oleh warga setempat dan dihadiri juga Lurah Paccerakkang, Kepala Puskesmas Paccerakkang, tokoh masyarakat, wakil dekan bidang kemahasiswaan, alumni, dan kemitraan yakni Syahrul, S.Kep., Ns., M.Kes., Ph.D serta tim PBD dari Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin.

PBD yang dilakukan memiliki beberapa program yakni (1) Penyuluhan tentang hipertensi, stroke, dan diabetes mellitus pada dewasa dan lansia. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran berat badan, tinggi badan, status gizi, pemeriksaan gula darah, asam urat, dan kolesterol (2) Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah, (3) Penyuluhan tentang gangguan postur dirangkaikan dengan pemeriksaan langsung atau deteksi cacat dini di sekolah, dan (4) Pelatihan daur ulang sampah dengan teknik decoupage untuk ibu-ibu rumah tangga.

Sambutan oleh Kepala Puskesmas Paccerakkang, drg. Hj. Rafiah menuturkan harapan agar PBD dapat dilaksanakan juga di kelurahan lain seperti Kelurahan Katimbang, sehingga banyak program semacam ini yang dirasakan oleh masyarakat sebab kegiatan positif ini memberi dampak positif bagi masyarakat yang mengikutinya.

PBD memberi kesempatan masyarakat untuk memeriksakan dan mengontrol tekanan darah, asam urat, dan kolesterol sehingga mencegah dan mengobati penyakit dapat dilakukan sejak dini. Selain itu, PBD juga dilaksanakan di SD Inpres Paccerakkang, pihak UKS merasa sangat terbantu dengan hadirnya tim PBD yang memberikan edukasi ke siswa tentang perilaku hidup bersih dan sehat, salah satunya melalui cuci tangan pakai sabun (CTPS), cara menyikat gigi yang benar, serta edukasi dan pemeriksaan gangguan postur.

“Harapan kami, program bina desa ini terus menjalin hubungan kerjasama yang baik terutama dengan Kelurahan Paccerakkang, Puskesmas Paccerakkang, dan SD Inpres Paccerakkang sehingga manfaat yang dirasakan dapat maksimal dan dapat selalu bersinergi hingga di masa mendatang,” ujar Arnis Puspitha selaku ketua panitia program bina desa Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin.

Accessibility Toolbar