Makassar – Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan Puskesmas Antara Kota Makassar melaksanakan DiabNurse Care Program, sebuah program pelatihan mindfulness dalam pemberdayaan penyandang Diabetes Mellitus (DM) dan Hipertensi. Kegiatan ini digagas sebagai upaya merespons meningkatnya jumlah penderita DM di Sulawesi Selatan yang memerlukan perhatian serius dalam pengelolaan penyakit kronis tersebut.

Program ini mengusung pendekatan health coaching dan mindfulness untuk mendukung peningkatan kualitas hidup penderita DM dan hipertensi. Kegiatan merupakan bagian dari hibah internal Pengabdian Masyarakat Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin didukung oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat – Ditjen Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kemdiktisaintek RI.

Dipimpin oleh Dr. Nuurhidayat Jafar, S.Kep., Ns., M.Kep., kegiatan ini diikuti lebih dari 40 peserta. Rangkaian acara dimulai dengan pemeriksaan Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB), Indeks Massa Tubuh (IMT), pengukuran tekanan darah sebagai pre kegiatan, dilanjutkan pemaparan materi tentang faktor kegagalan manajemen diabetes, pentingnya pola makan, serta gaya hidup sehat. Materi lain disampaikan oleh Ns. Nurlaila Fitriani, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.J, mengenai strategi pengelolaan stres dan demonstrasi teknik relaksasi. Sementara itu, Ns. Marce Marghareta Takumansang, S.Kep., M.Kep. memperkenalkan teknik mindfulness breathing untuk menjaga kesehatan mental dan fisik di sertai demonstrasi langsung mengenai pemeragaan mindfulness breating secara efektif.

Usai penyampaian materi, peserta mengisi kuesioner Diabetes Knowledge Questionnare (DKQ-24) untuk mengukur pengetahuan penyandang DM dan Hipertensi mengenai penyakit yang di derita, kemudian Questioner Diabetes Distress Scale (DDS-17) mengukur tingkat stress yang di alami penyadang selama menderita DM. Selain itu, peserta juga mengisi form kuesioner dari Puskesmas Antara berupa Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM). Di sisi lain, dilakukan pula pembagian doorprize sebagai break dalam kegiatan ini.

Di akhir kegiatan, peserta di ukur kembali tekanan darahnya setelah pemeragaan mindfulness breathing untuk mengetahui apakah ada perbedaan pre dan post setelah pemeragaan. Kemudian, di ukur pula Gula Darah Sewaktu (GDS). Melalui program ini, penyandang DM dan hipertensi diharapkan mampu meningkatkan mindfulness breathing dan pengelolaan stress dalam mengelola pola hidup sehat untuk meningkatkan kualitas hidup pada penyandang DM dan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Antara Kota Makassar.

Accessibility Toolbar