Berlatarbelakang dari hasil pengkajian data kesehatan mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Unhas di masyarakat RT 02 dan RT 03 RW 06 Kampung Parang, Kel. Tamalanrea Jaya, Kec. Tamalanrea, ditemukan beberapa permasalahan kesehatan utama seperti penyakit Hipertensi, Diabetes Mellitus, Rematik dan Kebersihan lingkungan.
Olehnya itu, pada Minggu 10 November 2019, Departemen Keperawatan Komunitas, Keluarga & Gerontik Fak. Keperawatan Unhas berinisiatif untuk menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa Festival Kesehatan Komunitas 2019 dengan tema “Satu Gerakan Menuju Masyarakat Sehat” di Posyandu Flamboyan VI Kampung Parang.
Koordinator Penanggungjawab Kegiatan ini Nurhaya Nurdin, S.Kep.Ns, MN.MPH, mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah pesta perayaan bagi masyarakat, maka seyogyanya dapat dinikmati oleh seluruh kalangan dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi, sekaligus memeriksakan kesehatannya dengan harapan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan mereka.
Rangkaian kegiatan yg diorganisir dengan baik oleh mahasiswa Profesi Ners ini diawali dengan senam sehat yang dilanjutkan dengan pembukaan oleh perwakilan dari Lurah Tamalanrea Jaya, Bapak Nasruddin.
Nasruddin dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih dari Pemerintah kelurahan Tamalanrea Jaya atas diadakannya kegiatan ini. Beliau berharap kegiatan positif seperti ini bukan hanya dapat dilaksanakan di kampung parang saja, tetapi merata di seluruh wilayah Tamalanrea Jaya agar dapat menyehatkan seluruh masyarakat di wilayah tersebut. Beliau juga berpesan agar masyarakat terlibat secara aktif kedepannya menjaga kesehatannya dgn menjaga perilaku kesehatannya.
Setelah pembukaan, kegiatan berikutnya dilaksanakan secara bersamaan, dimana seluruh warga diarahkan untuk mengikuti berbagai item kegiatan yang terdapat dalam 9 stand berbeda sesuai minat mereka. Kesembilan stand tersebut adalah: (1) Stand pendidikan kesehatan kelompok tentang hipertensi, diabetes mellitus pada dewasa dan lansia, pertolongan pertama pada kegawatan anak dan bayi di rumah serta mengenal Decoupage, seni mendaur ulang sampah. Materi pada stand ini dibawakan oleh dosen-dosen dari Fakultas Keperawatan Unhas.
(2) Stand Pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar perut, cek golongan darah, cek gula darah dan cek asam urat,
(3) Stand demonstrasi makanan rendah garam (4) Stand makanan sehat yang berasal dari swadaya masyarakat sekitar, (5) Stand pemeriksaan kadar garam dalam urine menggunakan alat ukur dari Kanazawa University, Jepang (6) Stand edukasi individu dan pengambilan media edukasi (7) Stand pameran tanaman obat keluarga dan khasiatnya, (8) Stand Decoupage yaitu pelatihan daur ulang sampah dengan teknik decoupage untuk remaja dan ibu-ibu rumah tangga dan (9) Stand khusus untuk games dan edukasi kesehatan bagi anak-anak Kampung Parang.
Kegiatan festival kesehatan ini disambut sangat antusias oleh masyarakat setempat, terbukti dari banyaknya jumlah warga yg hadir sejak acara dimulai jam 07.00 hingga berakhir di jam 12.00 WITA. Sebanyak 120 masyarakat yang terdiri dari 86 orang dewasa dan 34 orang anak-anak memadati setiap stand yg tersedis. Acara ini menjadi semakin semarak karena bertabur hadiah bagi peserta yg memenangkan lomba maupun memenangkan nomor undian yg dibagikan panitia pada saat registrasi awal.
Harapan setelah dilaksanakan kegiatan ini adalah masyarakat lebih sadar tentang kondisi kesehatan atau potensi masalah kesehatan yg dialaminya, sehingga mereka dapat secara dini melakukan pencegahan melalui cara-cara hidup sehat yang tepat sehingga kualitas hidup dan kesehatan mereka kedepannya juga akan lebih meningkat.
Amina, S.Kep
Mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Unhas 2019
Melaporkan dari Makassar