Skip to content

Kelompok Keilmuan Keperawatan Jiwa Program Studi Sarjana Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin Menyelenggarakan Pengabdian Masyarakat

Proses pembelajaran daring selama masa pandemi Covid-19 dapat menimbulkan berbagai respon fisik maupun psikologis seperti stress, ansietas maupun depresi sehingga dibutuhkan upaya atau strategi untuk dapat tetap mempertahankan kesehatan secara optimal. Oleh karena itu, kelompok keilmuan keperawatan jiwa Program Studi Sarjana Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan pengabdian masyarakat dengan tema “Penguatan Kesehatan Jiwa Melalui Manajemen Stres Selama Perkuliahan Daring di Masa Pandemi Covid-19 bagi mahasiswa Unhas” yang sekaligus merupakan rangkaian kegiatan dari Dies Natalis Fakultas Keperawatan yang ke-3.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Ahad, 25 Oktober 2020 pukul 08.00 – 12.30 Wita melalui aplikasi virtual Zoom meeting yang diikuti oleh 265 peserta (dosen, alumni dan mahasiswa berbagai Fakultas di Universitas Hasanuddin) dan diorganisir oleh panitia dari mahasiswa Fakultas Keperawatan Unhas. Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Keperawatan Unhas sekaligus Dosen Keilmuan Keperawatan Jiwa Ibu Dr. Ariyanti Saleh, SKp., M.Si. yang dipandu oleh MC Putu Dita Lestari mahasiswa Angkatan 2018. Selama kegiatan, empat materi disajikan setiap 45 menit diselingi pemutaran video motivasi sekitar 5 – 7 menit per jeda materi. “Sehat Jiwakah Saya ?” merupakan materi pertama yang dibawakan oleh Dr. Ariyanti Saleh, SKp., M.Si., dilanjutkan sengan materi “Mind Body Connection” oleh Ibu Hapsah, S.Kep., Ns., M.Kep. yang juga merupakan Koordinator Kelompok Keilmuan Keperawatan Jiwa F.Kep.Unhas.
Untuk menambah penguatan strategi koping peserta, maka “Coaching in Your life” menjadi pilihan materi yang tidak kalah menariknya dengan materi sebelumnya disajikan oleh Ibu Andriani, S.Kep., Ns., M.Kes. Sebagai materi penutup, Bapak Akbar Harisa, S.Kep., Ns., PMNC, MN yang juga sebagai Ketua Panitia mengurai ringkas materi “Siapakah saya?” yang diharapkan dapat membimbing peserta dapat menemukan jati diri mereka yang sebenarnya. Selanjutnya, beliau menutup kegiatan ini dengan hikmat. Setelah kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat menggunakan pengetahuan yang didapat untuk meningkatkan daya tahan fisik maupun jiwa selama perkuliahan daring di masa pandemi Covid-19.