Tim Dosen Pengabdian Kepada Masyarakat F.Kep Unhas bersama Tim Mahasiswa F.Kep melangsungkan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema “Pelatihan Demensia Sebagai Bentuk Pelibatan dan Peningkatan Kesadaran Publik pada Kelompok Usia Produktif di SMAN 4 Sidrap” pada Kamis (12/06) di SMAN 4 Sidrap, Jl. Lasinrang No. 94 Rappang, Kec. Panca Rijang, Kab. Sidenreng Rappang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Unhas yaitu Program Kemitraan-Masyarakat (PPMU-PK-M) Tahun 2025 terkait pengabdian masyarakat yang diadakan secara tahunan yang dilaksanakan oleh para tim dosen dan tim mahasiswa Fakuktas Keperawatan Universitas Hasanuddin
Kepala Sekolah SMAN 4 Sidrap (Kastams, S.Si., M.Pd) membuka acara menyampaikan bahwa “kegiatan ini sangat dibutuhkan untuk anak SMA untuk memastikan keterlibatan remaja tidak hanya dalam aspek pengetahuan tetapi juga dalam pemahaman holistik tentang demensia yang relevan dengan kondisi dan membangun empati sosial yang mendalam serta kapasitas intelektual mereka sebagai kelompok usia produktif” jelasnya
Dilanjutkan dengan pembukaan secara resmi oleh pemberian sambutan dari ketua tim Pengabmas Akbar Harisa, S.Kep., Ns., PMNC., MN yang mengatakan bahwa “kegiatan ini merupakan salah satu implementasi dari Tri Dharma perguruan tinggi yaitu melakukan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa sehingga tercipta agen perubahan yang mampu mengurangi stigma terhadap demensia di masyarakat” jelasnya.
Pemateri berasal dari dosen-dosen Program Studi Ilmu Keperawatan. Ketua Tim Pengabmas, Akbar Harisa, S.Kep., Ns., PMNC., MN menekankan bahwa stigma demensia memperburuk eksklusi sosial sehingga pengurangan stigma menjadi prioritas. Oleh karena itu, “Pelatihan Demensia pada Kelompok Usia Produktif” dirancang tidak hanya meningkatkan pemahaman, tetapi juga menciptakan agen perubahan yang lebih peduli dan inklusif, sejalan dengan SDG ke-3 (Good Health and Well-Being) dan ke-4 (Quality Education).
Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian Pre-test kepada siswa yang bertujuan menguji pemahaman siswa terkait materi yang akan disampaikan, kemudian penyampaian materi oleh Akbar Harisa, S.Kep., Ns., PMNC., MN, dan Abdul Majid, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.KMB serta diskusi, dan pemberian post test kepada siswa.
Kami berharap, semoga program dapat terus dirasakan atau dilanjutkan oleh peserta program setelah kegiatan selesai. Hal ini dapat dilihat dari bagaimana persoalan mitra berkembang dan apakah masih terdapat kendala yang perlu dibahas bersama untuk menyelesaikan masalah tersebut.