Skip to content

Mahasiswa Fakultas Keperawatan Unhas Gelar Pemeriksaan Tensi Gratis dan Intervensi Desa Siaga di Pangkep

Pangkep, 20 September 2026 — Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin melalui Badan Khusus Squad of Disaster and Emergency Assistance Ners Himpunan Mahasiswa Ilmu Keperawatan (BK Siaga Ners Himika F.Kep Unhas) melaksanakan kegiatan HIPERTENSI (Hari Pemeriksaan Tensi Gratis) dan Intervensi pada Warga Desa Siaga di Panggalungan, Dusun 2 Tabo-tabo Selatan, Desa Tabo-tabo, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu–Minggu, 19–20 September 2026 tersebut merupakan bagian dari program kerja Divisi Sosial Masyarakat (Sosma) Siaga Ners sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program Desa Siaga. Sebanyak 23 anggota Siaga Ners yang merupakan mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin terlibat dalam kegiatan tersebut. Kegiatan juga diikuti oleh 27 warga Dusun 2 Tabo-tabo Selatan, dengan sasaran utama masyarakat usia dewasa dan lanjut usia.

Kegiatan turut dihadiri oleh dosen Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Akbar Harisa, S.Kep., Ns., PMNC., MN., serta tenaga kependidikan Erwin Syahrul Hidayat, S.Kom. Dalam sambutannya, Akbar Harisa menekankan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini, khususnya sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi.

Pelaksanaan kegiatan juga mendapat pendampingan dari tim kesehatan Puskesmas Bungoro yang turut mendukung pemeriksaan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Kepala Puskesmas Bungoro berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan berlanjut di masa mendatang.

Dalam rangkaian kegiatan HIPERTENSI dan Desa Siaga, masyarakat memperoleh berbagai layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis, meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengukuran berat badan dan tinggi badan, pemeriksaan gula darah, kolesterol, serta asam urat.

Selain pemeriksaan kesehatan, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai hipertensi, mulai dari pengertian, faktor risiko, pentingnya melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin, hingga upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi melalui penerapan pola hidup sehat.

Sebagai bagian dari edukasi terapi komplementer, mahasiswa juga melakukan demonstrasi pembuatan seduhan bawang putih dan jus mentimun. Dalam edukasi tersebut, masyarakat diberikan pemahaman bahwa penggunaan bahan herbal merupakan terapi pendamping dan bukan pengganti obat antihipertensi yang telah diresepkan oleh tenaga kesehatan. Masyarakat juga diimbau untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan terapi komplementer secara rutin.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Poin 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-Being) melalui peningkatan pemahaman masyarakat dalam menjaga kesehatan, serta SDGs Poin 4: Pendidikan Bermutu (Quality Education) melalui pelaksanaan edukasi kesehatan.

Pelaksanaan kegiatan HIPERTENSI dan Desa Siaga berlangsung dengan lancar serta mendapat sambutan dan antusiasme dari masyarakat Dusun 2 Tabo-tabo Selatan. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin menyadari pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular, serta pemahaman mengenai hipertensi yang sering kali tidak menunjukkan gejala tetapi dapat menimbulkan komplikasi apabila tidak dikendalikan dengan baik.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin dalam memberikan edukasi dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan program Desa Siaga di Kabupaten Pangkep.

Bagikan Berita :